Digelontorkan Miliaran Rupiah, Ratusan Kades di Sumenep Kompak Tak Setor SPJ

0
760

SUMENEP, Limadetik.com – Meskipun digelontorkan dana miliaran rupiah, sejumlah Kepala Desa yang ada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tidak juga melaksanakan program dengan baik.

Buktinya, sebanyak 330 desa yang ada dibawah naungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  setempat belum menyetor surat pertanggungjawaban (SPJ) realisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap II tahun 2016. Padahal, SPJ itu berpengaruh terhadap realisasi DD dan ADD tahun 2017.

“Hingga saat ini semua desa di Kabupaten Sumenep belum menyetorkan SPJ realisasi DD dan ADD tahun 2016, padahal seharusnya sudah selesai 100 persen,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Ahmad Masuni, (26/1/2017).

Masyuni mengaku belum mengetahui apa penyebab lambatnya penyetoran SPJ tersebut, namun kalau ada sisa DD dan ADD pada tahun anggaran 2016 ini masih bisa direalisasikan pada tahun ini.

Bahkan pihaknya terus menghimbau pada semua desa agar secepatnya menyelesaikan SPJ tersebut agar DD dan ADD tahun ini juga bisa secepatnya direalisasikan.

“Paling lambat Februari ini semua desa sudah menyetorkan SPJ. Karena kalau tidak, maka bisa berpengaruh terhadap pencairan DD dan ADD tahun ini, ” terangnya.

Ada dua hal yang harus segera diselesaikan oleh pemerintahan desa yakni SPJ DD dan ADD tahun 2016 dan APB Des 2017. Dua item tersebut merupakan salah satu syarat agar DD dan ADD tahun 2017 ini bisa dicairkan kembali.

“Kalau SPJ 2016 dan APBD 2017 sudah rampung dan diserahkan ke kami, dana tersebut sudah bisa dicairkan untuk tahap pertama,” Pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, anggaran DD tahun 2016 sebesar Rp. 212 milyar, lebih tinggi dibanding tahun 2015 yang hanya Rp. 90 milyar. Sedangkan anggaran ADD juga mengalami kenaikan dari tahun 2015 sebesar Rp. 115 M,  menjadi sebesar Rp. 123 M pada tahun ini.

(Hoki/toni)

loading...

LEAVE A REPLY